Kelas Konservasi Seri #2

Trik Jitu Sukses Ikut Konferensi Konservasi Internasional

Sebagai negara megabiodiversitas, partisipasi Indonesia secara mengejutkan sangat minim diantara negara-negara lain dalam konferensi konservasi internasional. Mengambil contoh Student Conference on Conservation Science – konferensi pelajar konservasi terbesar di dunia – di Cambridge tahun 2016, dari total 130 peserta presentasi oral dan poster hanya dua peserta yang berasal dari Indonesia. Jumlah ini terhitung sedikit jika dibandingkan dengan negara megabiodiversitas lainnya seperti India (14 peserta), Brasil, dan Madagaskar (~lima peserta).

Konferensi merupakan salah satu sarana untuk penyebarluasan hasil penelitian atau proyek konservasi yang telah kita lakukan. Merujuk pada tingkat biodiversitas yang tinggi namun juga ancaman yang besar dibelakangnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan juga menjadi model pembelajaran untuk upaya konservasi hidupan liar. Oleh karena itu, partisipasi peneliti dan praktisi konservasi Indonesia dalam konferensi internasional amatlah penting.

Menjadi partisipan dalam konferensi konservasi internasional, khususnya yang berkualitas tinggi tentu membutuhkan banyak persiapan agar memenuhi persyaratan yang ada. Kelas Konservasi Seri #2 kali ini bergairah untuk membantu teman-teman konservasionis muda yang mau sukses menjadi partisipan konferensi konservasi internasional.  Pemateri Kelas Konservasi akan membedah secara lengkap dan asyik tentang konferensi konservasi internasional dengan materi sebagai berikut:

a) Mengapa ikut konferensi?

b) Menilik daftar konferensi konservasi internasional yang harus diikuti dan peluang beasiswanya.

c) Mempersiapkan aplikasi (abstrak, statements) dengan mengacu format aplikasi Student Conference on Conservation Science Cambridge 2018.

d) Membuat presentasi oral dan poster juara: belajar dari presentasi dan poster terbaik di tiga konferensi internasional.

e) Simulasi presentasi oral dan poster, siapkah Anda?


Warning: Missing argument 2 for Livemesh_VC_Addons::custom_css_classes_for_vc_row() in /home/harimauk/public_html/wp-content/plugins/addons-for-visual-composer/livemesh-vc-addons.php on line 349

Forum HarimauKita

Contact person


Warning: Missing argument 2 for Livemesh_VC_Addons::custom_css_classes_for_vc_row() in /home/harimauk/public_html/wp-content/plugins/addons-for-visual-composer/livemesh-vc-addons.php on line 349
Yanuar Ishaq Dc
+6285736018871

Seri Kelas #2


Warning: Missing argument 2 for Livemesh_VC_Addons::custom_css_classes_for_vc_row() in /home/harimauk/public_html/wp-content/plugins/addons-for-visual-composer/livemesh-vc-addons.php on line 349

 ” Trik Jitu Sukses Ikut Konferensi Konservasi Internasional ”

Mentor : Ardiantiono dan Pramita Indrarini

Peserta  : Anak Muda (18 – 35 tahun)

Kapasitas kelas : 10 peserta

Hari, tanggal : Minggu, 16 Juli 2017

Tempat : Rumah Belajar HarimauKita

Jl. Samiaji III, No. 10 Bantarjati Bogor

Mentor 1


Warning: Missing argument 2 for Livemesh_VC_Addons::custom_css_classes_for_vc_row() in /home/harimauk/public_html/wp-content/plugins/addons-for-visual-composer/livemesh-vc-addons.php on line 349

Ardiantiono

Aktif di Tambora sebagai Wakil Ketua. Saat ini bekerja di Wildlife Conservation Society-Indonesia Program sebagai Koordinator Data dan Pengetahuan. Aktif terlibat dalam berbagai penelitian terkait konservasi khususnya konflik manusia-satwa liar dengan satwa studi gajah, harimau, dan komodo. Telah mempresentasikan hasil penelitian di empat konferensi internasional dan meraih penghargaan Best Paper di International Wildlife Symposium, Lampung pada tahun 2016 dan Best Presentation di Student Conference on Conservation Science University of Cambridge, Inggris pada Maret 2017.

 

Mentor 2


Warning: Missing argument 2 for Livemesh_VC_Addons::custom_css_classes_for_vc_row() in /home/harimauk/public_html/wp-content/plugins/addons-for-visual-composer/livemesh-vc-addons.php on line 349

Pramita Indrarini

Mita merupakan Ketua Bidang Hubungan Masyarakat di Tambora. Sebagai Ketua Humas, Mita telah hadir mewakili Tambora di beberapa kegiatan, salah satunya Young Conservation Scientist Conference di Thailand pada Mei 2017 dan meraih penghargaan untuk presentasi oral terbaik. Pengalaman di konferensi lainnya adalah meraih penghargaan untuk juara ketiga poster terbaik pada International Seminar on Non-Human Primates di Bogor tahun 2015 silam. Selain aktif di Tambora, Mita juga bekerja sebagai Project Manager di PT Lintas Gunung dan Laut, sebuah perusahaan yang berfokus pada kegiatan ekoturisme.

 

Syarat dan Ketentuan

Persyaratan peserta

1) Diprioritaskan mahasiswa, lulusan baru, dan konservasionis karir-awal.

2) Jumlah peserta dibatasi 10 orang.

3) Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik atau berkomitmen untuk belajar.

Untuk pendaftaran, peserta diwajibkan untuk mengirimkan:

a) Abstrak penelitian yang akan ditargetkan untuk konferensi (maksimal 200 kata).

b) CV (1-2 halaman).

c) Esai mengapa ingin mengikuti Kelas Konservasi Seri #2 (maksimal 500 kata)

Seluruh dokumen ditulis dalam bahasa Inggris dan menggunakan format file pdf.

Peserta yang terpilih akan diminta untuk mempersiapkan aplikasi (berdasarkan format SCCS) dan file poster/presentasi hasil penelitian untuk dibawa ketika Kelas Konservasi.

Form Pendaftaran Peserta Kelas Seri #2

Nama

Email

Nomor Telepon

Alamat Tinggal

Jenis Kelamin

Organisasi

Motivasi Ikut Kelas Konservasi (english - 500 words)

Judul Penelitian (english)

Abstract (english - 200 words)

Curriculum vitae (english)