Aksi Kita Untuk Masa Depan

Caption foto: Wajah siswa sekolah dilukis dengan motif wajah harimau untuk memeriahkan kegiatan kemah konservasi di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (Foto: WCS-IP)

Bicara konservasi bukan berarti hanya bicara tentang saat ini. Bicara konservasi adalah membicarakan masa kini dan masa depan, serta mendidik generasi yang akan mengambil alih peran di masa mendatang. Berbekal harapan dan semangat untuk membimbing langkah generasi muda menuju kepedulian terhadap lingkungan, Wildlife Conservation Society-Indonesia Program (WCS-IP) bersama Balai Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, SPTN II Liwa, Sumatran Tiger Project GEF-UNDP, dan jaringan relawan Tiger Heart Lampung mengajak siswa sekolah di sekitar kawasan TNBBS untuk mengikuti kegiatan Kemah Konservasi pada tanggal 27-28 Juli 2019, bertempat di Kubu Perahu Camping Ground.

Dalam kegiatan kemah yang berlangsung selama dua hari, siswa diajak mengenal lebih dekat harimau sumatra dan alam sekitarnya melalui kegiatan jungle track, lomba menggambar dan mewarnai, aksi teatrikal bertema harimau sumatra, dan penanaman pohon. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, siswa dibimbing untuk memahami bahwa harimau bukanlah musuh, melainkan harta negara yang perlu dijaga keberadaannya.

Caption foto: Para siswa tertawa dan menghindar ketika pemain teater berkostum harimau merangsek maju mendekati kumpulan penonton (Foto: WCS IP)

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan tidak sendiri memandang masa depan konservasi. Pada tanggal 26-28 Juli 2019, kawasan Resort Sungai Rambut-Rantai Rasau di Taman Nasional Berbak dan Sembilang tampak ramai oleh generasi muda. Dalam momen Global Tiger Day 2019, Zoological Society of London-Indonesia Program (ZSL-IP) bekerjasama dengan Balai Taman Nasional Berbak dan Sembilang, Sumatran Tiger Project GEF-UNDP, Disney Conservation Fund, dan Tiger Heart Jambi melaksanakan Kemah Konservasi dengan tema “Pramuka Menyelamatkan Harimau Sumatra.”

Keterlibatan pramuka dalam kampanye konservasi dan aksi langsung di lapangan merupakan langkah positif dalam perkembangan jaringan konservasi di Indonesia. Pramuka sejatinya dididik untuk mencintai dan menghargai alam – suatu hal yang merupakan dasar pegangan dalam konservasi lingkungan hidup. Setiap langkah yang dilalui peserta kemah memberikan angin segar bagi masa depan konservasi. Menanamkan kecintaan generasi muda terhadap alam dan lingkungan adalah aksi demi masa depan, untuk mempersiapkan bibit-bibit pejuang konservasi yang akan mengambil tongkat estafet penyelamatan lingkungan di masa yang akan datang.

Caption foto: Tim dari ZSL-IP, Tiger Heart Jambi, dan peserta perkemahan berpose di atas perahu dalam kegiatan Kemah Konservasi di Taman Nasional Berbak dan Sembilang (Foto: ZSL IP)

Thanks to: Wildlife Conservation Society-Indonesia Program (WCS-IP), Zoological Society of London-Indonesia Program (ZSL-IP), Balai Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, SPTN II Liwa, Balai Taman Nasional Berbak dan Sembilang, Sumatran Tiger Project GEF-UNDP, Disney Conservation Fund, Tiger Heart Lampung, dan Tiger Heart Jambi



Author: Forum HarimauKita
Sumatran Tiger Conservation Forum